Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Data Protection Officer oleh PT Prada Danapati Prawara dan LSP PDP Indonesia
Jakarta, 8–9 Juli 2025 | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
Jakarta, 10 Juni 2025 — Menjawab kebutuhan akan profesional yang kompeten dalam bidang perlindungan data pribadi, PT Prada Danapati Prawara, perusahaan spesialis di bidang data privacy dan cybersecurity, menyelenggarakan Pelatihan Data Protection Officer (DPO) pada 8–9 Juli 2025 di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta.
Pelatihan ini diikuti oleh peserta dari berbagai sektor industri, termasuk keuangan, pendidikan, teknologi, dan layanan publik. Selama dua hari, peserta dibekali dengan materi mendalam mengenai regulasi perlindungan data pribadi, tata kelola keamanan informasi, serta peran strategis DPO dalam organisasi modern.
Pelatihan menghadirkan narasumber-narasumber berkelas nasional, yaitu:
-
Cornelius Juniarto, Managing Partner Hermawan Juniarto & Partners, yang juga dikenal sebagai salah satu pakar hukum bisnis dan teknologi di Indonesia. Beliau memberikan perspektif hukum terkait implementasi Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) serta tantangan regulasi di era digital.
-
M. Novel Ariyadi, Senior Executive Advisor, mantan DPO dan CISO di berbagai perusahaan multinasional, yang membagikan pengalaman praktis dalam membangun kebijakan perlindungan data, respon terhadap insiden siber, dan membentuk budaya keamanan informasi di lingkungan korporasi.
Sesi pelatihan juga diperkaya dengan studi kasus, simulasi, dan diskusi interaktif untuk memperkuat pemahaman praktis peserta.
Sebagai penutup kegiatan, seluruh peserta mengikuti sertifikasi kompetensi Data Protection Officer yang dilaksanakan oleh LSP Perlindungan Data Pribadi Indonesia (LSP PDP Indonesia). LSP ini merupakan lembaga resmi yang berlisensi dan bersertifikat oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), menjadikan sertifikat yang diperoleh peserta sah secara nasional dan berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).
Direktur Utama PT Prada Danapati Prawara, Darutama Emmanuel G., menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung agenda transformasi digital yang aman, terpercaya, dan patuh hukum.
“Pelindungan data pribadi bukan sekadar kepatuhan regulasi, tapi juga tentang membangun kepercayaan digital. Melalui pelatihan ini, kami berharap tercipta lebih banyak DPO yang siap menjadi garda depan dalam menjaga integritas dan keamanan data di organisasinya masing-masing,” jelas Darutama.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kontribusi PT Prada Danapati Prawara dalam membangun ekosistem perlindungan data yang kuat di Indonesia, serta memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi dinamika teknologi informasi yang terus berkembang.
